Mungkin gw salah satu orang yang masa bodo mau ke mall sendirian atau nonton film ke bioskop sendirian. Banyak yang bilang kalo nonton film di bioskop sendirian itu menyedihkan. Buat gue nggak. Asik-asik aja sih nonton sendirian dan nggak sama sekali gw merasa ada yang aneh. Hal ini gue sering lakuin kalo gw lagi bete di rumah dan "nothing to do" yaudah jalanlah sendirian gw ke bioskop. Nyesuain jadwal untuk nonton bareng, ngajak temen, atau adik pun rasanya susah. Semua kan punya kesibukan masing-masing, sementara gw tipe orang yang nggak sabaran. Apalagi kalo lagi penasaran sama sesuatu. Nggak ada kata nunggu. Kalo gw lagi pengen nonton yaudah saat itu juga gwke bioskop.
Film yang gw tonton biasanya tergantung siapa yang main, ceritanya gimana, dan siapa sutradaranya. Kadang yang promosinya gila-gilaan bisa bikin gue penasaran dan langsung nonton. Kebanyakan film yang gue tonton film Indonesia. Meskipun udah jadi rahasia umum kalau film Indonesia biasanya kalau bukan film horror atau film layar lebar standar FTV tapi gue tetep lebih suka nonton film Indonesia di bioskop kebanding nonton film hollywood. Gw bukan penganut paham "anti nonton film Indonesia di bioskop". Walaupun beberapa orang pasti ada yang berpaham seperti itu dengan asumsi beberapa bulan lagi pasti itu film bakal muncul di tivi. Tapi buat gw entah mengapa emang lebih enak nonton film di bioskop sih ya. Uang yang dikeluarin juga nggak seberapa untuk beli satu tiket bioskop. Dan gue nggak pernah sama sekali nyesel setelah keluar studio bioskop hanya karena filmnya "cuma gitu doang". Seenggaknya gw menghargai filmmakernya. Film itu karya besar yang nggak gampang bikinnya. Nggak cuma kelar sehari-duahari dan dengan biaya yang luar biasa, nggak cuma satu-dua juta. Tapi itu semua tergantung perpektif masing-masing sih. Semua berhak punya pilihan. Dan ini juga cuma share pandangan gw aja. Toh, bioskop terbuka untuk umum dan bebas kok. Gw pun nggak nonton keseluruhan film yang tayang di bioskop.
Nah, bicara soal film yang lagi tayang di bioskop gw mau share sedikit soal film Indonesia yang sekarang lagi ngehits banget. "Perahu Kertas". Film yang diadaptasi dari novel karya Dee ini bener-bener bikin ribuan orang berdecak kagum. Entah gw yang lebay atau emang bagus ya filmnya. Tapi, nonton dua kali kok rasanya belum cukup buat gw. Pertama kali nonton gw belom tau ceritanya karna gw emang belom baca bukunya yang ditulis Dee Lestari. Setelah pertama nonton baru deh gw baca bukunya dan setelah selesai gw nonton lagi untuk kedua kalinya. Secara keseluruhan film Perahu Kertas bagian pertama itu memang padet banget kalo disamain sama cerita yang ada dalam novelnya. Tapi, semua adegan yang ada cukup mewakili semua yang ada di novelnya (kecuali beberapa bab akhir yang emang akan muncul di part 2). Adegan dalam novel juga ada beberapa yang hilang. Itu juga pertimbangan penting atau nggaknya mungkin adegan itu tampil. Kalau semuanya plek divisualisasikan bisa kelar tiga hari tiga malem juga tuh film. Kan nggak mungkin. Well, dari segi pemain gue suka sama semua yang main di situ. Tokoh Kugy dan Keenannya juga sesuai dengan yang digambarin di novel. Maudy Ayunda cukup berhasil menghidupkan tokoh Kugy dan Adipati Dolken sukses bikin gue terhipnotis dengan tatapam mautnya di setiap adegan Keenan menatap Kugy penuh arti.
Sebuah film nggak cuma di dukung dari segi cerita, visual, adegan, skenario, dan tokoh aja, tapi juga soundtrack bagus yang bisa menjadi nilai plus sebuah film. Dan film Perahu Kertas ini didukung dengan soundtrack yang sukses bikin gue jatuh cinta. Dua lagu dari 10 lagu dalam CD soundtracknya jadi lagu favorit gw, pertama lagu "Perahu Kertas" - Maudy Ayunda terus yang satu lagu "Cinta yang tak mungkin" - Elyzia Mulachela.
Film karya Hanung Bramantyo emang nggak ada matinya deh. Semua karyanya nggak diragukan. Gue suka film pertamanya "Catatan Akhir Sekolah". Dan waktu "Tanda Tanya" dirilis pun gue sampe dua kali nonton tuh film. Sekarang saat "Perahu Kertas" hal itu pun terulang lagi.
Oke. That's all for this entry.
d(-.-)b ----> salam radar Neptunus.
Vee
Tidak ada komentar:
Posting Komentar